Bikin Terharu, Jurnalis Ini Donasikan Suara Emasnya untuk KesembuhanODGJ Liponsos

Iklan

Bikin Terharu, Jurnalis Ini Donasikan Suara Emasnya untuk KesembuhanODGJ Liponsos

@surabayaaktual
23/08/19
Heri Cox saat menghibur penghuni UPTD Liponsos Keputih Surabaya | Istimewa

Surabayaaktual.com - Jurnalis yang akrab disapa 'Cak Heri Cox' ini dengan ikhlas mendonasikan suara emasnya untuk kesembuhan pasien sakit kejiwaan (ODGJ) penghuni UPTD Liponsos Keputih Surabaya.

Pria yang bernama lengkap Ir Heri Dwi Wahyudi ini sebetulnya tak menyangka bisa menghibur Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Liponsos.
Awalnya, ia diminta tolong untuk meramaikan kegiatan terapi art musik bagi ODGJ penghuni Liponsos. Namun, lagu yang dibawakan harus genre dangdut.

"Jadi saya semalaman belajar lagu-lagu dangdut itu, soalnya biasanya itu nyanyi lagu-lagu pop atau yang lagu slow di cafe," kata Heri.

Bagi Cak Heri, ini adalah pengalaman pertama yang luar biasa bisa bernyanyi di depan ratusan penghuni Liponsos Keputih. Namun, esensi di balik itu, baginya bisa bermanfaat dan menghibur orang lain adalah suatu hal yang sangat membahagiakan.

Para penghuni Liponsos yang tergolong ODGJ ini pun sontak bersemangat ketika Cak Heri mulai berada di atas panggung. Bahkan, beberapa dari mereka menganggap Cak Heri sebagai artis penyanyi papan atas ibu kota.

"Kalau nyanyi di cafe itu sudah biasa, tapi ini di depan ratusan orang penghuni Liponsos, ini sangat-sangat luar biasa," ungkap pria yang menjadi pimpinan redaksi media suarapubliknews.net ini.

Kebahagiaan para penghuni Liponsos pun semakin pecah, ketika Cak Heri mulai menyanyikan lagu berjudul "Suket Teki". Tua muda hingga anak-anak, sontak bernyanyi dan berjoget bersama.

Bahkan terlihat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, Supomo, juga ikut di atas panggung bersama Cak Heri untuk menghibur para penghuni Liponsos tersebut.

Saat ditanya bagaimana perasaannya usai bernyanyi di depan ratusan penghuni Liponsos, Cak Heri pun tak bisa berkata apa-apa, hanya tersenyum bahagia. "Hahahaa," tawanya.

Sementara itu, Kadinsos Surabaya, Supomo menjelaskan, pertunjukkan art musik yang digelar di halaman UPTD Liponsos Keputih pada Kamis, (22/08/19) ini, selain bertujuan untuk menghibur penghuni, juga menjadi salah satu metode penyembuhan pasien kejiwaan (ODGJ).

“Jadi terapi musik ini merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengembalikan ingatan memori pasien,” kata Supomo saat ditemui di sela acara tersebut.

Selain penyembuhan melalui obat dan rehabilitasi medik, pasien ODGJ di Liponsos Keputih juga diberikan terapi tambahan berupa art musik. Terapi tambahan ini bertujuan untuk mempercepat kesembuhan serta mengembalikan ingatan memori pasien itu.

Di waktu yang sama, Dokter Spesialis Kedokteran Kesembuhan Jiwa, dr Lila Nurmayanti SpKJ menambahkan, terapi musik merupakan salah satu bagian tambahan yang biasa dilakukan untuk proses pengembalian fungsi-fungsi sosial ODGJ.

Menurutnya, terapi musik merupakan salah satu cara yang paling efektif dan mudah dibanding metode lain untuk penyembuhan pasien ODGJ.

“Jadi tidak hanya dengan terapi pengobatan, tapi terapi ini (musik) adalah salah satu metode penyembuhan yang paling baik,” pungkasnya. (A1)