Wali Kota Risma Paparkan Transportasi Ramah Iklim di Forum PBB

Iklan

Wali Kota Risma Paparkan Transportasi Ramah Iklim di Forum PBB

@surabayaaktual
25/09/19
Wali Kota Risma saat menjadi pembicara bersama Presiden Kenya dan Presiden Turkey di Markas PBB, New York.

Surabayaaktual.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi pembicara di United Nation (UN) Climate Action Summit yang berlangsung di Markas Besar PBB, UN Headquarter, New York Amerika.

Dalam forum itu, Wali Kota Risma menjadi pembicara bersama Presiden Kenya dan Presiden Turki.

Diketahui, Wali Kota Risma menjadi satu-satunya kepala daerah yang hadir sebagai pembicara. Dalam forum itu, ia memaparkan tentang berbagai upaya yang telah dilakukan Pemkot Surabaya dalam menjaga iklim.

“Para delegasi yang terhormat, saya akan berbicara terkait upaya kami (Pemkot Surabaya) dalam menjaga iklim, salah satunya dengan transportasi,” kata dia saat memulai paparannya.

Menurutnya, transportasi adalah bagian dari pusat kesejahteraan rakyat. Namun, transportasi juga menjadi penyumbang emisi gas rumah kaca sebesar 28 persen.

Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik adanya Action towards Climate friendly Transport (ACT) atau Aksi Menuju Transportasi yang Ramah Iklim.

“Makanya, kami mencoba beralih dari transportasi perkotaan yang berpolusi ke angkutan umum dengan meluncurkan bus kota bernama Suroboyo Bus,” terangnya.

Selain diciptakan untuk membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, pada saat yang bersamaan, bus ini juga berfungsi sebagai pengelolaan sampah plastik.

“Jadi pengelolaan sampahnya adalah penumpang membayar ongkos bus menggunakan botol plastik, dan itu mampu mengurangi sampah botol plastik di kota kami,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga membangun Park and Ride yang berfungsi memudahkan masyarakat berganti kendaraan. Misalnya dari sepeda motor ke bus, warga dapat menitipkan kendaraannya, bahkan bagi pejalan kaki pun juga disediakan jalur pedestrian yang  bersih dan aman.

“Suroboyo Bus kami juga bisa mengangkut sepeda. Uji emisi reguler juga dilakukan dengan hasil hampir 90 persen kendaraan lulus uji emisi,” jelasnya. (Hn/Rf/A1)