Anggaran Pilkada Surabaya 2020 Rp 84,6 Miliar Disahkan

Iklan

Anggaran Pilkada Surabaya 2020 Rp 84,6 Miliar Disahkan

@surabayaaktual
07/10/19
Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi (tengah) bersama Plt Kepala Bakesbangpol Surabaya, Eddy Christijanto (kanan) | Foto: Redaksi
Surabayaaktual.com -  Pemkot Surabaya memastikan bahwa Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk anggaran Pilkada Surabaya 2020 antara pemkot dengan KPU dan Bawaslu telah ditandatangani oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Dengan begitu, NPHD ini selanjutnya diserahkan Wali Kota Risma melalui Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya, Eddy Christijanto kepada Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi dan Ketua Bawaslu Surabaya Agil Akbar untuk dilakukan penandatanganan.

Plt Kepala Bakesbangpol Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, berdasarkan pembahasan bersama, disepakati anggaran yang dikeluarkan Pemkot Surabaya untuk Pilkada Surabaya 2020 Rp 84,6 miliar.

Pada tahun anggaran 2019, KPU mengajukan pencairan termin pertama kepada Pemkot Surabaya, Rp 1 miliar.

“Setelah ditandantangani NPHD ini, akan segera direalisasikan kepada rekeningnya KPU Kota Surabaya,” kata Eddy di sela acara penandatanganan di Kantor Bakesbangpol Surabaya, Senin (07/10/2019) malam.

Sedangkan untuk Bawaslu Surabaya, Eddy menyebut, anggaran yang disepakati bersama Rp 27,9 miliar. Pada tahun 2019 ini, Bawaslu mengajukan anggaran pencairan termin pertama Rp 737 juta.

Sementara sisanya, nanti akan direalisasikan pada anggaran tahun 2020 secara tiga tahap, baik itu KPU maupun Bawaslu.

“Dengan ditandatanganinya NPHD ini, Pemkot Surabaya siap menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Kota Surabaya, Nur Syamsi mengatakan, setelah dilakukan pembahasan dengan berbagai landasan hukum yang harus dipedomani bersama, maka kemudian disepakatilah angka Rp 84,6 miliar.

“Jadi total nilai keseluruhan anggaran Pilkada Surabaya 2020 Rp 84,6 miliar,” kata Nur Syamsi kepada media ini.

Ia menjelaskan, untuk anggaran 2019  termin pertama, akan dicairkan Rp 1 miliar. Sementara sisanya, Rp 83,6 miliar akan dicairkan secara bertahap di tahun 2020 mendatang. Menurutnya, anggaran Rp 84,6 miliar tersebut menggunakan skema ad hoc lama.

“Sebagaimana di Pileg (Pemilihan Umum Legislatif) dan Pilgub (Pemilihan Umum Gubernur) kemarin,” ujarnya.

Pihaknya memastikan bahwa, setelah dilakukan penandatanganan NPHD ini, maka menandakan seluruh tahapan Pilkada Surabaya 2020 bisa segera dimulai.

Bahkan, tanggal 26 Oktober 2019, pihaknya sudah mulai mensosialisasikan terkait syarat dukungan calon pasangan perseorangan.

“Ini adalah pemilihan Kepala Daerah untuk Kota Surabaya dan dari Warga Kota Surabaya,” pungkasnya. (A1)