Viral Video Mobil Damkar Terhambat Laju Akibat Deretan Parkir Sembarangan

Iklan

Viral Video Mobil Damkar Terhambat Laju Akibat Deretan Parkir Sembarangan

@surabayaaktual
07/10/19
Screenshot video viral di media sosial | Istimewa

Surabayaaktual.com - Sebuah video viral tersebar di media sosial memperlihatkan mobil petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya terhambat lajunya karena deretan parkir kendaraan.

Video yang viral tersebut diketahui diambil dari dalam mobil pemadam kebakaran, Rabu (2/10/19) sekitar pukul 13.00 Wib. Ketika itu mobil PMK hendak memadamkan kebakaran rumah di Kawasan Jemur Wonosari.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Irvan Widyanto membenarkan bahwa video dan peristiwa tersebut direkam dari dalam mobil oleh petugas PMK saat bertugas memadamkan api.

“Benar, peristiwa itu kebetulan kita memang sempat ada kendala pada saat itu,” kata Irvan, Minggu (06/10/19).

Video yang viral itu memperlihatkan petugas PMK Surabaya terlihat kesal, lantaran mobil damkar terhambat oleh kendaraan yang parkir sembarangan.

Menurut Irvan, kendala itu ditemui pihaknya lantaran banyaknya mobil yang parkir secara sembarangan di kawasan pemukiman warga.

“Itu jalannya ngepres, sementara ada mobil parkir di tikungan. Seharusnya warga Kota Surabaya ini harus menyadari jika parkir di tepi jalan itu hendaknya memperhitungkan lebar laju yang sekiranya dapat dilewati mobil lain, misalnya jika ada kejadian urgent tidak menutup kemungkinan mobil ambulans dan PMK akan melaju di jalan itu,” jelasnya.

Irvan menyesalkan kurang sadarnya warga untuk memarkirkan kendaraannya. Apalagi saat terjadi genting, petugas pemadam kebakaran dapat cepat tiba di lokasi dan sesegera mungkin untuk menjinakkan api.

Padahal, beberapa waktu lalu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengeluarkan surat edaran agar tidak menghambat petugas pemadam kebarana untuk melaksanakan tugasnya.

“Dalam surat edaran itu kepada RW disebutkan agar mendahulukan petugas yang sedang bekerja dan tidak menghambatnya. Seperti pemasangan gapura yang tidak boleh terlalu rendah dan tidak ada palang pintu. Apalagi ada mobil parkir yang tidak pada tempatnya,” ujar Irvan.

Oleh karena itu, Irvan mengimbau kepada masyarakat agar lebih sadar dan ke depan tidak lagi terjadi kejadian tersebut. “Tetapi intinya kita meminta warga untuk menyadari kondisi tersebut dan tidak terulang lagi,” pungkasnya. (Red)