Kemenag Surabaya Luncurkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Iklan

Kemenag Surabaya Luncurkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

@surabayaaktual
06/01/20
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat menghadiri acara peresmian PTSP Kemenag Kota Surabaya | Dok. Pemkot Surabaya

Surabayaaktual.com - Setelah melakukan percobaan selama tiga bulan, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya akhirnya meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang berlokasi di Jalan Masjid Agung Timur No. 4 Surabaya, Jum’at (03/01/2020).

Acara peresmian ini sekaligus menjadi rangkaian ‘Hari Amal Bhakti’ Kemenag Kota Surabaya. Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya, Husnul Maram beserta jajaran, serta Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) se-Surabaya.

Selain itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini juga turut hadir dan ikut menandatangani langsung prasasti tanda peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya, Husnul Maram mengatakan, sejak dilakukan ujicoba program PTSP tersebut, terjadi berbagai peningkatan jumlah pelayanan. Contohnya untuk pelayanan haji, sebelum adanya PTSP satu hari rata-rata 50 pendaftar, kemudian meningkat menjadi 215 pendaftar.

Sedangkan untuk umroh, satu hari rata-rata kurang dari 100 pendaftar, meningkat menjadi 300 pendaftar, bahkan lebih. Terlebih, karena diterapkan program ini, Kemenag Kota Surabaya sering dikunjungi berbagai kota/kabupaten hingga provinsi di Indonesia atas rekomendasi dari pusat.

“Kami berikhtiar seperti ini karena sadar dan tahu bahwa pemimpin Kota Surabaya (Tri Rismaharini, red), beliau adalah yang senang adanya inovasi baru dan senang melayani masyarakat dengan cara yang sangat sempurna,” kata Husnul dalam sambutannya.

Karena itu, pihaknya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, terutama pada program gaji guru agama dan pembangunan rumah ibadah.

Husnul juga menjelaskan, bahwa setiap hari pihaknya mengeluarkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) rumah ibadah untuk mendapatkan bantuan dana.

“Apabila menerima bantuan dari pemkot (Surabaya), pemkot selalu meminta SKT-nya. Siapa yang mengeluarkan SKT? Yang menandatangani adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya dan itu hampir setiap hari ada yang mengurus SKT,” katanya.

Dalam acara ini, Kemenag Kota Surabaya juga mengumumkan kuota ibadah haji Kota Surabaya tahun 2020 secara resmi sebesar 2999 orang. (Mia/Ucik/A1)