Grand Opening Kopi Gober Diserbu Ratusan Coffeeholic

Iklan

Grand Opening Kopi Gober Diserbu Ratusan Coffeeholic

@surabayaaktual
02/02/20
Owner Kopi Gober, Monica S Laude saat Grand Opening Kopi Gober, Sabtu (01/1/2020).

Surabayaaktual.com - Industri kedai kopi di Kota Surabaya sedang menjamur. Hampir di setiap sudut kota, selalu ada kedai ataupun coffee shop dengan berbagai konsep, mulai mengangkat suasana tradisional hingga modern. Salah satunya adalah Kopi Gober yang beralamat di JL. Raya Panjang Jiwo No. 1B-18 Surabaya.

Saat Grand Opening Sabtu kemarin (1/2), kedai Kopi Gober diserbu ratusan coffeeholic. Tak kurang dari 450 pengunjung memadati hari pertama pembukaan Kopi Gober.

Owner Kopi Gober, Monica S Laude mengatakan, kehadiran coffeshop miliknya berbeda dengan para kompetitor. Kopi Gober, berkomitmen meningkatkan awareness terhadap kesehatan para konsumen setianya.

“Kami melihat kebutuhan itu harus ditingkatkan, sehingga kami menggunakan Fiber Crème. Creamer buatan asli Indonesia yang mempunyai khasiat bebas kolesterol, lowsugar, dan bebas gluten,” kata Monica.

Selain itu, Kopi Gober juga mengusung konsep coffe shop modern dengan fasilitas kelas wahid. Kopi Gober menawarkan pengalaman terbaik yang belum pernah ada.

Menurut Monica, suguhan modernitas hanya pada konsep interior café. Sedangkan citarasa kopi, masih mengandalkan taste lokal.

“Seluruh konsep interior hingga penyajian memang kami memilih nuansa modern. Tapi, mayoritas citarasa kopinya kami masih memilih mengangkat taste lokal,” katanya.

Sementara untuk menu, kata dia, terbagi menjadi tiga kelompok. Pertama, tentunya menu coffee, kedua menu healthy dan diet, ketiga adalah menu non coffee. Best seller menu seperti Es Susu Kopi Gober, dan Es Godir Fiber Crème, serta Hojicha Latte, langsung ludes di hari pertama.

“Puji syukur jika varian menu Kopi Gober disambut dengan baik oleh para coffeeholic Surabaya. Semoga Kopi Gober dapat menjawab tantangan kebutuhan para konsumen akan minuman kopi kekinian yang aman bagi kesehatan, ditengah pesatnya pertumbuhan bisnis serupa,” tutupnya. (A1)