Ketum DMI Imbau Pengurus Masjid Rajin Gunakan Karbol

Iklan

Ketum DMI Imbau Pengurus Masjid Rajin Gunakan Karbol

07/03/20
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, Jusuf Kalla | Dok. Redaksi

Surabayaaktual.com - Mantan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla, yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, mengimbau Masjid-masjid yang ada di Surabaya, agar selalu rajin menggunakan karbol. Hal ini disebabkan oleh cepatnya penyebaran Virus Corona, di tempat keramaian.

Pernyataan ini disampaikan Jusuf Kalla saat acara pelantikan pengurus DMI Kota Surabaya, Jum'at (6/3/2020) malam, di Dyandra Convention Hall, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.

Pria yang akrab disapa JK ini menyampaikan, bahwa ada 3 hal yang bisa dilakukan pengurus masjid di Surabaya untuk mencegah dan mengantisipasi sebaran Virus Corona. Salah satunya pembersihan lantai masjid, menggunakan karbol.

"Dari itu, Dewan Masjid memberikan tiga pokok, salah satunya mungkin harus secara teratur dibersihkan dengan obat anti kuman karbol. Mungkin tidak bisa menghilangkan 100 persen virusnya, tapi paling tidak bisa membunuh kuman. Harganya per botol cukup Rp 10 ribu dan bisa untuk satu masjid," kata JK.

Untuk yang kedua, Jama'ah masjid sebisa mungkin membawa atau menggunakan sajadah sendiri dari rumah. Tidak hanya itu, JK juga berharap, agar para jama'ah yang sakit atau tidak enak badan, diimbau untuk tidak memaksakan diri melaksanakan ibadah di masjid.

"Yang kedua, sebisa mungkin memakai sajadah yang dibawa sendiri dari rumah, meskipun di masjid sudah tersedia sajadah.  Untuk yang ketiga, bagi jama'ah yang sakit, seperti demam, mending tidak memaksakan diri berjama'ah di masjid," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DMI Kota Surabaya, Arif Afandi membenarkan perihal apa yang disampaikan JK. Namun kali ini, Arif Afandi meminta kepada DMI Pusat agar menyegerakan pembersihan masjid, dan tidak menunggu Bulan Ramadhan tiba.

"Tiap tahun sebenarnya ada, tetapi untuk kali ini, saya meminta agar DMI pusat segera mengeluarkan edaran pembersihan masjid secara berkala, terlebih lagi adanya kasus Virus Corona," ungkapnya.

Tak hanya itu, Arif juga menambahkan perihal imbauan yang disampaikan JK, terkait pembawaan sajadah sendiri dari rumah.

"Kan sekarang ada kain sajadah yang ukuran kecil, sehingga lebih ringkas untuk dibawa ke mana-mana. Selain itu, kalaupun tidak ada atau tidak sempat, bisa memakai sapu tangan. Virus ini kan penularannya melalui bersin, batuk, ataupun sentuhan," pungkasnya.

Dalam malam anugerah masjid ini, selain mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, tampak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga turut serta dalam acara ini.


Penulis: DAP