Polrestabes Surabaya Angkut Puluhan Pelanggar Ketentuan Jam Malam PSBB

Iklan

Polrestabes Surabaya Angkut Puluhan Pelanggar Ketentuan Jam Malam PSBB

@surabayaaktual
03/05/20
Puluhan pelanggar PSBB saat diamankan Polrestabes Surabaya untuk dilakukan pendataan dan rapid test (dok. Surabaya Raya)

Surabayaaktual.com - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, rupanya tak main-main dalam menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Setelah masa sosialisasi dan teguran dilakukan, selanjutnya tindakan melalui razia bagi pelanggar ketentuan jam malam pun diterapkan.

Seperti yang berlangsung pada Sabtu (02/05/2020) malam. Polrestabes Surabaya harus mengangkut puluhan orang yang terjaring razia melanggar PSBB. Mereka pun akhirnya dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan pendataan dan rapid test.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, para pelanggar ketentuan jam malam PSBB ini diamankan sementara untuk dilakukan pendataan dan rapid test. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil test apakah mereka terjangkit Covid-19.

“Ada 82 orang yang di Surabaya, Gresik 85 orang dan Sidoarjo saat ini masih 24 orang yang terjaring razia. Di Surabaya kami bawa ke Polrestabes Surabaya untuk jalani rapid test dan pendataan,” kata Irjen Pol Luki, Minggu (03/05/2020) dini hari.

Irjen Pol Luki menegaskan, para pelanggar razia ini terancam tindak pidana karena melanggar ketentuan pasal 93 tentang karantina dan pasal 216 KUHP yang ancaman hukuman 1 tahun.

“Itu akan kami berikan tindakan tegas sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Ancamannya bisa pidana penjara selama 1 tahun,” tambah Luki.

Irjen Pol Luki menyebut, setidaknya para pelanggar PSBB ini akan ditahan selama 1×24 jam untuk jalani pemeriksaan dan pendataan.

“Terkait, putusan nanti pengadilan ya. Nanti kami data dulu dan lakukan penahanan selama 1x24 jam, ada pertimbangan yuridis yang akan dilakukan penyidik nantinya,” tandasnya. (sr/a1)