Bersepeda Malam Jadi Fenomena Tren di Surabaya, Begini Langkah Tiga Pilar Genteng

Iklan

Bersepeda Malam Jadi Fenomena Tren di Surabaya, Begini Langkah Tiga Pilar Genteng

@surabayaaktual
17/06/20
Kapolsek Genteng, Kompol Anggie Saputra (kanan) saat mengimbau para pesepeda agar menggunakan masker.

Surabayaaktual.com - Bersepeda malam hari saat ini menjadi fenomena yang lagi tren di Kota Surabaya. Sayangnya fenomena ini tidak diikuti dengan pelaksanaan protokol kesehatan di masa transisi Tatanan Baru oleh mayoritas para pesepeda kayuh. 

Hampir tiap malam, para pesepeda ini berkeliling dan bergerombol di pusat keramaian Kota Surabaya. Sehingga tiga pilar (Pemkot Surabaya, Kepolisian, dan TNI) bergerak untuk menertibkan serta memberikan imbauan kepada mereka. 

"Ini fenomena baru, bersepeda malam-malam. Sayangnya masih ada pesepeda yang tidak memakai masker, jadi kami beri nasihat pada mereka yang tidak pakai dan membawa masker," kata Kapolsek Genteng Surabaya, Kompol Anggi Saputra, saat ditemui di Monumen Bambu Runcing, Selasa (16/6/2020) malam. 

Menurutnya, para pesepeda malam yang melewati Jalan Panglima Sudirman Surabaya cukup banyak, hampir 100 pesepeda yang sudah melewati Monumen Bambu Runcing dari pukul 21.30 - 22.00 WIB. Mereka biasa terbagi menjadi beberapa kelompok dalam bersepeda. 

"Mangkanya, ini fenomena baru di Surabaya. Ada yang berkeliling, ada juga yang lagi berhenti beristirahat di area Bambu Runcing," imbuhnya. 

Tidak hanya para pesepeda yang berkeliling, cafe-cafe yang ada di jalan Ketabang Kali juga menjadi sasaran untuk dirazia. Mereka diimbau agar tetap melaksanakan protokol kesehatan. 

"Tadi kami juga datangi beberapa Cafe yang biasa menjadi tongkrongan muda-mudi. Kami ingatkan para pemilik cafe, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan," ungkapnya. 

Selain itu, pasukan gabungan ini juga menempelkan pamflet di beberapa cafe berupa imbauan agar para pengunjung yang datang tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Sementara itu, salah satu pesepeda yang bernama Hadi Ruslan, dan kebetulan tak memakai masker, sempat kena tegur oleh pasukan gabungan yang melakukan razia. 

"Ya bagus. Kebetulan saya tadi masker saya ketinggalan di rumah, tapi ini tadi diberi masker sama Pak Polisi," pungkasnya. (Dap/A1)