Eri Cahyadi Safari Politik ke Sejumlah Partai, Ajak Bersinergi Bangun Surabaya

Iklan

Eri Cahyadi Safari Politik ke Sejumlah Partai, Ajak Bersinergi Bangun Surabaya

Editorial
24/03/21
Wali Kota Eri Cahyadi saat berkunjung ke kantor DPC PDIP Surabaya


Surabayaaktual.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sangat kompak saat melakukan safari politik atau silaturahmi kepada sejumlah partai politik di Kota Pahlawan, Selasa (23/3/2021). Mereka berdua hadir bersama-sama ke kantor partai politik, dan disambut dengan hangat oleh para pengurus partai.


Silaturahmi yang dimulai sejak pagi itu diawali dengan mengunjungi kantor DPC PDIP, lalu bergeser ke DPC Golkar Surabaya, dilanjutkan ke DPC PPP.  Kemudian, mereka berkunjung ke DPC PKB, lalu ke DPC Gerindra, dan silaturrahmi itu ditutup dengan mengunjungi Vihara BDC Surabaya di Jalan Raya Panjang Jiwo Permai nomor 44.


Setiap kali bertemu dengan anggota dan pengurus partai serta anggota DPRD dari berbagai partai itu, Wali Kota Eri Cahyadi selalu mengajak untuk terus bersinergi dalam membangun Surabaya. Makanya, ia memastikan bahwa silaturahminya kali ini untuk memperkuat sinergitas tersebut.


Wali Kota Eri Cahyadi saat berkunjung ke kantor DPC PKB Surabaya


Menurutnya, antara eksekutif dan legislatif yang ada di Kota Surabaya harus sama-sama punya visi dan misi yang sama untuk kepentingan warga Surabaya. Bahkan, ia memastikan antara eksekutif dan legislatif tidak bisa dipisahkan.


"Nah, ketika tujuannya sama untuk kepentingan umat atau warga, saya yakin akan bisa jalan bareng demi kesejahteraan warga Surabaya. Makanya, kita samakan dulu visi-misinya. Apalagi kan tak kenal maka tak sayang, tak silaturrahmi maka tak pernah sehati, itu intinya,” kata Cak Eri.


Ia juga berkali-kali menegaskan bahwa sebuah kota akan lebih hebat ke depannya apabila eksekutif dan legislatifnya sama-sama memikirkan umatnya. Cak Eri juga bersyukur karena ternyata semua partai politik itu memiliki visi dan misi yang sama untuk mensejahterakan warga, sehingga nanti ke depannya bisa berjalan bareng untuk mencapai tujuan tersebut.


"Jadi, yang penting silaturahmi ini untuk kepentingan warga Surabaya. Saya juga punya prinsip bahwa siapapun yang bertujuan untuk kepentingan warga Surabaya, maka itu menjadi keluar besar, dan kini saatnya untuk bersama-sama dan bergotong-royong membangun Surabaya,” tegasnya.


Wali Kota Eri Cahyadi saat berkunjung ke kantor DPC Partai Golkar Surabaya


Dalam setiap kunjungannya itu, ia juga menjelaskan tentang berbagai program yang akan dilakukannya ke depan, mulai dari warga berobat cukup menunjukkan KTP hingga keinginannya satu KK memiliki penghasilan Rp 7 juta.


"Saya siap bersinergi dengan teman-teman partai sepanjang itu untuk kepentingan warga Surabaya, mari kita berjuang demi kepentingan umat,” ujarnya.


Setelah berkunjung ke sejumlah partai, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengunjungi Vihara BDC Surabaya di Jalan Raya Panjang Jiwo Permai nomor 44. Di Vihara tersebut, ia juga disambut dengan hangat hingga didoakan supaya selalu amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai Wali Kota Surabaya.


Cak Eri menjelaskan bahwa silaturahmi ke Vihara itu bukan yang pertama baginya. Sebab, sebelum dia menjadi orang nomor satu di Surabaya, sudah pernah berkunjung ke tempat tersebut. Bahkan, pada saat pelaksanaan Pilkada Surabaya, ia juga sempat berkunjung ke sana dan didoakan oleh umat di Vihara tersebut. “Nah, setelah pilkada selesai dan saya jadi Wali Kota Surabaya, saya juga berkunjung ke sini,” katanya.


Wali Kota Eri Cahyadi saat berkunjung ke Vihara BDC Surabaya


Bagi dia, Vihara BDC Surabaya itu adalah tempat yang bisa dijadikan percontohan, tempat yang toleransinya sangat tinggi, dan merupakan tempat kegiatan sosial. Makanya, ia ingin berbagai hal yang dilakukan di Vihara tersebut, bisa diadopsi di skala yang lebih besar atau di tingkat kota demi kepentingan warga Surabaya.“


"Buat saya sebagai pemimpin di Surabaya hanya satu, warga mana pun dan agama apapun harus merasa nyaman hidup di Kota Surabaya, karena saya ingin tunjukkan bahwa Surabaya penuh toleransi,” pungkasnya. (Rls)